My Space to Share
Sewaktu masih kuliah, pernah suatu waktu saya diminta untuk menggantikan seorang teman yang bekerja part-time sebagai supir travel pariwisata. Karena waktu itu saya sedang lowong, saya mengiyakan permintaan (tawaran) itu. Kemudian saya diajak untuk berkenalan dengan seorang pemilik kendaraan yang merupakan penyuplai supir dan kendaraan travel untuk beberapa agen perjalanan pariwisata. Kami berbincang sebentar tentang apa yang harus saya lakukan keesokan harinya.
Esoknya saya datang ke tempat yang telah ditentukan untuk mengambil kendaraan yang akan dipakai untuk mengantar tamu. Tamu yang kali ini adalah turis dari Jepang. Rute hari itu adalah tour dalam kota. Rute yang meliputi tempat-tempat wisata di Yogyakarta ditambah dengan Borobudur dan Hotel Amanjiwo yang letaknya di dekat Borobudur.
Pagi hari saya diwanti-wanti tak boleh telat. Selama berkendaraan saya tak boleh menyalakan musik di kendaraan apalagi menerima telepon genggam selama di kendaraan. Langsung saya meluncur ke Bandara Adisucipto Yogyakarta. Satu jam lebih saya bengong di parkiran bandara, menunggu pesawat yang membawa turis Jepang itu. Pesawat terbang dari Bali yang merupakan salah satu kota tujuan mereka sebelum Yogyakarta.
Saya ditemani seorang pemandu wisata yang telah berpengalaman bertahun-tahun. Beliau memberi beberapa pengarahan ke saya tentang bagaimana harus bersikap ke turis asing setibanya mereka di Bandara dan selama saya mengantar mereka.
Tujuan pertama adalah hotel tempat transit. Waktu saya antar mereka transit di Hotel Santika Yogyakarta. Setelah itu saya bawa mereka ke Borobudur, Candi Mendut, Museum Sonobudoyo dan malamnya saya antar mereka ke Purawisata. Pulang kerumah kurang lebih pukul 11 malam.
Paginya saya terlambat bangun, jam 6 saya baru bangun, itupun karena terbangun oleh suara dering handphone dari yang punya mobil yang menyuruh saya segera berangkat.
Dalam perjalanan berangkat, saya sempat minta ke pemandu wisata agar mengatur perjalanan agar saya diberi kesempatan menunaikan ibadah Sholat Jum’at. Dari sinilah masalah mulai muncul. Sang pemandu rupanya tak mau mengerti dengan permintaan saya. Alasannya adalah karena kita mengantar tamu yang kita tak bisa mengatur-atur mereka. Dia berkilah, turis itu tak bisa menunggu kita hanya sekedar untuk sholat Jum’at.
Suasana jadi tegang. Saya bingung harus berbuat apa hingga waktunya tiba. Adzan Sholat Jum’at telah berkumandang. Sedang mereka sedang menikmati suasana kraton Yogyakarta. Saya SMS sang pemandu pariwisata itu, saya bilang saya mau jum’atan. Sebelum dia membalasnya saya matikan HP saya dan bergegas masuk masjid.
Seusai Sholat Jum’at saya diberitahu bahwa turis yang saya antar sudah pindah ke lokasi lain. Mereka pindah ke Tamansari menggunakan jasa Becak. Tak lama kemudian saya di telepon oleh sang pemandu wisata agar segera menyusul ke Tamansari yang letaknya tak jauh dari Kraton. Sesampainya disana, saya tak langsung mendapat teguran. Meraka hanya meminta saya agar segera mengantar mereka ke Rumah Makan Khas Jawa, saya lupa namanya.
Keesokan harinya saya dipindah tugaskan. Mengantar turis yang lain, tujuan lain dan dengan kendaraan yang lain pula. Tanpa ada penjelasan sama sekali. Selain itu, saya tak dibayar sama sekali karena dianggap mengecawakan sang turis.
Saya tak peduli dengan itu semua. Semua itu membuat saya merenung, apa sebenarnya yang bisa kita banggakan sebagai Bangsa Indonesia? Lihatlah para turis itu, mereka datang ke Indonesia hanya untuk melihat produk-produk masa lalu, candi dan museum. Bukannya saya tidak menghargai peninggalan masalalu yang sangat istimewa itu. Adakah mereka datang ke Indonesia untuk melihat karya anak negeri ini dari generasi sekarang? Dan yang lebih menyesakkan saya, haruskah kita mengorbankan harga diri dengan mau mengorbankan hak azasi kita untuk beribadah sesuai dengan keyakinan kita untuk menghormati turis asing?
Software Bilal bin Rbah merupakan software perpustakaan Islam yang komprehensif yang bermanfaat bagi bagi peningkatan kapasitas ilmu dan wawasan keislaman kita. Dikatakan software perpustakaan sebab didalamnya terdapat perpustakaan buku-buku keislaman dari berbagai topik seperti hadits, tafsir, fiqh, aqidah dan sirah. Bilal juga dilengkapi dengan berbagai fitur seperti Al-Qur’an yang dilengkapi dengan fasilitas pencarian, tilawah, hukum bacaan, tafsir dan tarjamah. Fitur lain menarik adalah fitur mukjizat Al-Qur’an yang mencakup indeks ayat, teks pembahasan ilmiah ayat-ayat Al-Qur’an yang terkait dengan IPTEK, video serta animasi yang meruapakan visualisasi mukjizat Al-Qur’an.
Software yang dikemas dalam dua keping cd ini juga memiliki fitur Sistem Informasi Geografis yang memberikan panduan arah kiblat sekaligus informasi jarak antar kota/negara. Kita juga dapat melakukan setting waktu shalat dan adzan di daerah kita masing-masing.
Berikut ini adalah fasilitas yang terdapat dalam Bilal Bin Rabah:
- Penghitungan zakat
- Fasilitas pencarian dan penelusuran untuk taks Al-Qur’an dengan
Rasm ‘Usmani
- Fasilitas pancarian dan browsing untuk teks hadits an-nabawi
asy-syarif
- Adzan dengan suara yang beragam, dan adzan khusus untuk shalat
fajr (subuh)
- Penentuan arah kiblat dam arah sudut diantara dua kota
- Kamus Arab/Inggris/Arab disertai dengan fasilitas text to speech
bahasa Inggris
- Pengetahuan waktu suatu kota dalam bola dunia
- Mencocokkan waktu yang tersedia dan memperbaharui (updating)
program melalui internet
- Kisah islami dan kisah untuk anak-anak
- Program dalam dua bahasa, Arab dan Inggris
- Memungkinkan pengguna pengguna untuk menentukan waktu shalat
secara manual dan menyimpannya sebagai data standar.
- Ceramah/materi kuliah, pelajaran dan nasihat islami
- Nasyid Islami, do’a, dan bacaan terpilih
- Munasabah Islamiyah
- Waktu-waktu sahur, adzan dan imsak
- Takbir dua hari besar Islam
- Kalender hijriyah dan masehi
- Buku telepon
- SMS dan e-mail untuk mengingatkan waktu shalat
- Bacaan dan hafalan Al-Qur’an
- Beragam kitab (Aqidah, Fiqh, Sirah, dst).
Untuk semua kelengkapan itu, pengembang software ini melepasnya dengan lisensi bebas. Jadi sangat patut untuk dihargai dedikasi mereka untuk menyebarkan pengetahuan.
Untuk mendapatkannya, klik di sini (untuk wilayah Indonesia) yang telah dilengkapi dengan buku panduan. Anda juga dapat men-download langsung dari sini. Semoga bermanfaat.
Dulu saya mendownload video dari Youtube dari sumber-sumber lain selalu menggunakan software pihak ketiga atau dengan menggunakan situs penyedia layanan youtube downloader. Kini dengan saya merasa labih mudah mendownload video-video yang saya inginkan dengan menggunakan Internet Download Manager. Saya menggunakan versi 5.15. Setelah IDM terinstal pada komputer, setiap kali kita membuka Youtube atau situs-situs yang menyediakan video atau bahkan audio macam 4shared maka akan muncul bar IDM pada tapilan web tersebut yang menunjukkan bahwa file audio atau video tersebut dapat langsung di-download.
Pertama, install IDM di komputer Anda. Lalu integrasikanlah dengan browser internet yang anda gunakan, misal dengan Mozilla. Setelah terintegrasi makan akan ada plugin IDMan Click Catcher pada browser mozilla kita. Bisa dilihat di Tool –> Add-ons –> Plugins.

Setelah terintegrasi, maka setiapkali kita membuka situs penyedia video semacam youtube atau google video, myspace, dailymotion kita dapat langsung mendowloadnya dengan mudah dengan bantuan IDM.
Selanjutanya, bukalah situs Youtube atau 4shared atau situs penyedia audio video lain yang biasa anda kunjungi. Lalu perhatikan pada jendela video akan muncul bar IDM yang akan memudahkan kita men-download video atau audio tersebut.

Yang lebih menyenangkan lagi, untuk men-download file audio dari 4shared, kita tidak perlu lagi menunggu beberapa detik untuk dapat men-downloadnya.

Selamat mencoba.

Udo Z Karzi (dari Ulun Lampung)
BUKU 100 Tokoh Terkemuka Lampung diterbitkan menandai 100 Tahun Kebangkitan Nasional dan HUT ke-34 Harian Umum Lampung Post (10 Agustus 1974). Dalam buku itu ditampilkan para tokoh era 1908- 2008, yang diseleksi oleh tim internal Lampung Post dengan dibantu oleh beberapa personil tim independen (Prof. Dr. Sudjarwo, Oyos Saroso HN, dan Firman Seponada).
Kriteria para tokoh yang terpilih itu adalah, lahir, besar atau bertumbuh di Lampung, mempunyai reputasi nasional dan internasional, memberi inspirasi bagi masyarakat, mempunyai pengaruh, dan dikenal luas oleh publik. Para tokoh terkemuka itu, dibagi dalam masa sebelum kemerdekaan dan tokoh pada masa setelah kemerdekaan disusun secara kronologis berdasarkan tanggal kelahiran.
Berikut tokoh-tokoh itu (Silakan klik nama tokoh untuk masuk ke pranala luar mengenai tokoh yang bersangkutan):
Salah satu keunggulan OpenOffice yang pernah saya rasakan adalah kemampuannya mengubah file doc atau rtf ke pdf. Cukup dengan meng-export file yang kita inginkan ke format pdf langsung dihasilkan file dalam format pdf. Begitu sederhana, tanpa perlu program tambahan atau plug-in macam-macam. Prosesnya sangat cepat secepat kita menyimpan sebuah dokumen. Namun ada yang perlu jadi perhatian, jika kita akan mengubah file dari format doc atau rtf yang sebelumnya dibuat dengan menggunakan Microsoft Office, PASTIKAN format isi tidak berubah setelah file tersebut dibuka dengan OpenOffice. Seringkali format macam fotenote, tabel dan paragraf sedikit bergeser atau beruabah bila sebuah file buatan MS Office dibuka menggunakan OpenOffice. Akan lebih menguntungkan jika file tersebut sedari awal dibuat dengan menggunakan OpenOffice.
Langkah pertama, siapkan file yang akan di export ke format PDF. Kedua, klik file lalu pilih perintah Export as PDF,

Setelah itu, tentukan PDF option yang diinginkan, termasuk jika Anda menginginkan opsi keamanan diatur, maka aturlah pada tahap ini, lalu klik Export.

Tentukan tempat penyimpanan, beri nama dan klik Save. Silakan mencoba, semoga bermanfaat.
Bagi Anda yang sering menulis huruf-huruf Arab di komputer dan tidak memiliki Arabic Keyboard, dapat menggunakan bantuan program ini, Virtual Arabic Keyboard. Sebuah program yang membantu kita untuk menulis huruf-huruf Arab tanpa harus menghafal letak huruf-huruf Arab pada keyboard non-Arab. Anda dapat dengan mudah meng-copy dan paste hasil ketikan ke program lain atau pun mesin pencari di internet macam Google atau Yahoo. Dengan menggunakan program ini, kita tidak lagi tergantung pada sistem operasi yang mendukung penulisan Arab atau tidak.
Anda dapat menggunakannya langsung dengan mengklik screenshoot berikut ini:
Bertepatan dengan momen “peluncuran” situs pribadi saya, saya ingin menyampaikan sebuah kabar baik bagi rekan-rekan semua.
Rekan-rekan sekalian, kami sadar bahwa ujian, badai, rintangan, dan segala macam tantangan pasti akan kami temui dalam menjalani kehidupan baru dalam sebuah ikatan suci pernikahan yang insyaAllah akan kami resmikan pada 8 Rabi’ul Awwal 1430 H atau yang bertepatan dengan 8 Maret 2009 di rumah Bapak Sopandi, Kompleks SMPN 2 Cianjur, Jawa Barat. Dengan demikian sungguh kami berharap do’a dari handai taulan sekalian semoga kami diberkahi Allah dan selalu dikumpulkan dalam kebaikan. Semoga pula kami dapat mewujudkan rumah tangga yang mawaddah wa rahmah dan dikaruniai keturunan yang sholih dan atau sholihah. Amin.
Adalah sebuah kehormatan bagi kami jika rekan-rekan juga sudi menghadiri walimatul ursy yang insyaAllah akan kami selenggarakan sesaat setelah ikrar akad nikah. Atas do’a dan atau kehadiran rekan-rekan kami menghaturkan terima kasih yang tak terhigga.
Syahrul dan Ritma.
Untuk mereka yang menderita di Gaza. Sebuah lagu yang didedikasikan oleh Michael Heart untuk turut serta membantu korban kekejian Zionisme Israel.
WE WILL NOT GO DOWN (Song for Gaza)
(Composed by Michael Heart)
Lit up the sky over Gaza tonight
People running for cover
Not knowing whether they’re dead or alive
They came with their tanks and their planes
With ravaging fiery flames
And nothing remains
Just a voice rising up in the smoky haze
We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonight
Women and children alike
Murdered and massacred night after night
While the so-called leaders of countries afar
Debated on who’s wrong or right
But their powerless words were in vain
And the bombs fell down like acid rain
But through the tears and the blood and the pain
You can still hear that voice through the smoky haze
We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonight
click here to download the song
Lima belas ribu! Tukas seorang penumpang pada sang kernek. Yang benar saja! Wong bensin dah turun harganya kok ongkos masih segitu. Penumpang yang lain menimpali. Aku masih diam saja sembari mengeluarkan uang sepuluh ribuan.
Mas ongkose. Tagih sang kernek pada seorang laki-laki setengah baya di sampingku. Laki-laki itupun segera memberikan beberapa lembar uang ribuan. Pak, kurang dua ribu! Sang kernek meminta tambahan. Ah, biasane juga cuma segitu kok. Masa sekarang mahal banget. Nih. Sang bapak menambahi sambil kesal. Tak lama kemudian taksi berhenti dan sang bapak pun turun sambil menggendong sekarung kecil bibit karet yang baru saja pungut dari sebuah kebun karet yang tidak ia ceritakan padaku dimana letaknya.

Foto di atas adalah foto kondisi jalan yang terletak kurang lebih 300 meter dari rumah saya. Tepatnya di desa Kaliwungu, Kecamatan Kalirejo Kabupaten Lampung Tengah. Kerusakan yang ada dalam foto itu cuma salah satu dari sekian titik kerusakan yang ada sepanjang jalan yang ada di Kecamatan Kalirejo. Kerusakan semacam ini sudah berlangsung selama bertahun-tahun. Kualitas jalan yang buruk, drainase berupa parit-parit samping kanan dan kiri jalan yang tidak berfungsi dengan baik sehingga air mengalir melalui badan jalan menjadi penyebab utama kerusakan. Kondisi ini diperparah dengan lalu-lalangnya truk pengangkut pasir yang jumlahnya hingga puluhan yang setiap hari melalui jalan ini.
Akibat yang ditimbulkan sudah pasti banyak. Dalam seminggu hampir pasti ada satu atau dua truk mengalami pecah ban. Tak hanya itu, pengendara sepeda motorpun tak luput dari kerugian. Sudah sering terjadi kecelakaan lalin hingga mnyebabkan korban tewas gara-gara “rebutan” jalan dengan sesama pengguna jalan.
Warga sebenarnya sudah sering melaporkan kerusakan jalan ini melalui media massa. Saya sendiri sudah dua kali melaporkan via live report di salah satu radio swasta nasional. Namun hingga kini belum ada tanggapan dari instansi terkait.
Buat instansi yang terkait, mau sampai kapan kondisi seperti ini dibiarkan?
WP Cumulus Flash tag cloud by Roy Tanck requires Flash Player 9 or better.